Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Wonogiri berlangsung meriah pada Sabtu, 9 Mei 2026 di SMA Negeri 2 Wonogiri. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan bakat, kreativitas, serta apresiasi seni bagi peserta didik dari berbagai sekolah dasar negeri maupun swasta di Kecamatan Wonogiri.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bapak Subechi, S.Ag., M.Pd.I selaku Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Wonogiri. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wadah pembentukan karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri peserta didik melalui seni dan budaya. “Melalui FLS3N, anak-anak dapat mengekspresikan potensi terbaiknya. Seni mampu membentuk pribadi yang kreatif, disiplin, serta menghargai budaya bangsa,” ungkapnya.
Tema umum FLS3N tahun 2026 adalah “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya.” Tema ini mengandung makna bahwa pengembangan karakter murid tidak dapat dipisahkan dari proses kreatif dan pemaknaan terhadap nilai-nilai seni budaya bangsa.
Tema tersebut menegaskan bahwa kreativitas merupakan sarana strategis bagi murid untuk mengekspresikan gagasan, imajinasi, dan identitas diri secara positif, inovatif, serta bertanggung jawab. Melalui proses berkarya seni, murid dilatih untuk berpikir kritis, bekerja keras, berdisiplin, percaya diri, serta menghargai proses dan hasil karya.
Selain itu, apresiasi seni budaya mencerminkan sikap menghargai keberagaman, menjunjung tinggi nilai kearifan lokal, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Apresiasi tidak hanya diwujudkan dalam penilaian terhadap karya seni, tetapi juga dalam sikap saling menghormati, sportivitas, dan empati antar peserta dalam setiap tahapan kompetisi.
Sebanyak 52 sekolah dasar negeri dan swasta di Kecamatan Wonogiri turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta mengikuti berbagai cabang lomba yang dipertandingkan, yaitu tari, kriya, menyanyi solo, pantomim, mendongeng, menulis cerita, dan gambar bercerita.
Sejak pagi hari, suasana kegiatan tampak semarak dengan antusiasme peserta, guru pendamping, dan para juri. Setiap cabang lomba menampilkan kemampuan terbaik siswa dengan beragam kreativitas dan penampilan yang menarik. Cabang tari dan pantomim berhasil memukau penonton melalui ekspresi dan kekompakan peserta. Sementara itu, cabang mendongeng dan menulis cerita menunjukkan kemampuan literasi dan imajinasi siswa yang luar biasa.
Pelaksanaan FLS3N diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan talenta seni sejak dini sekaligus memotivasi siswa untuk terus berkarya dan berprestasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar sekolah di wilayah Kecamatan Wonogiri.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan lahir peserta-peserta terbaik yang nantinya dapat mewakili Kecamatan Wonogiri pada ajang FLS3N tingkat berikutnya.





